Kamu ketik tujuan di ponsel, lalu aplikasinya mengarahkanmu ke jalan tol yang justru tidak boleh dilewati motor, dan memberi estimasi waktu tiba yang cuma bisa dicapai mobil. Perencana rute motor yang baik dimulai dari satu pertanyaan yang tidak ditanyakan peta-peta besar: sebenarnya kamu naik apa?
Jujur dari awal: aku berkendara dengan motor di Berlin dan membuat Urban Rider, aplikasi navigasi untuk skuter dan motor, jadi aku tidak netral. Soal harga pun aku terus terang. Urban Rider gratis diunduh dan kamu mulai dengan uji coba gratis 7 hari di iOS dan Android. Setelah masa uji coba, kamu perlu langganan untuk terus memakainya, tersedia pilihan bulanan, tahunan, atau seumur hidup, kira-kira seharga secangkir kopi per bulan. Tidak ada versi gratis selamanya. Sisa panduan ini berpegang pada fakta: apa yang benar-benar dibutuhkan sebuah perencana rute motor dan kenapa peta mobil biasa kurang pas di sini.
Kenapa peta mobil kurang pas untuk motor
Google Maps dan navigasi mobil pada umumnya menghitung rute seolah kamu sedang menyetir mobil. Mereka dengan senang hati mengarahkanmu ke jalan tol atau jalan bebas hambatan karena bagi mesin peruteannya itu pilihan tercepat. Padahal di Indonesia motor dilarang masuk jalan tol, jadi kamu malah diarahkan ke jalan yang tidak boleh kamu lewati. Estimasi waktu tibanya pun dihitung memakai kecepatan mobil, sehingga meleset sejak tikungan pertama, apalagi saat jam berangkat kerja ketika jalan macet dan kamu menyelip di antara kendaraan.
Yang perlu ada di perencana rute motor
Kalau urusan pemasaran kita kesampingkan, pengendara motor sebenarnya butuh tiga hal dari navigasinya yang tidak diberikan aplikasi mobil:
- Rute yang sesuai kendaraan. Motor dan skuter sebaiknya otomatis menghindari jalan tol dan jalan bebas hambatan, bukan karena satu tombol kecil yang terlupa.
- Estimasi waktu tiba yang realistis. Jam tiba dihitung memakai kecepatan motormu, bukan mobil, supaya angkanya bisa kamu percaya.
- Layar yang bersih. Satu instruksi, jarak, dan kecepatan, karena setang bukan meja kerja.
Cara Urban Rider menyusun rutenya
Ini aplikasi yang aku buat, jadi silakan perhitungkan itu. Urban Rider mulai dengan menanyakan kamu naik apa. Kamu pilih profil skuter, motor, sepeda motor, atau sepeda, lalu mengatur batas kecepatan yang dipakai untuk menghitung rute. Untuk kendaraan yang lebih lambat, aplikasi otomatis menghindari jalan tol dan jalan bebas hambatan, dan estimasi waktu tiba dihitung memakai kecepatan motor yang sebenarnya. Kamu juga bisa menambahkan beberapa perhentian dalam satu rute atau menyusun perjalanan pulang-pergi, melihat SPBU dan stasiun pengisian EV di sepanjang jalan, mengecek cuaca langsung di rutemu, serta menyimpan lokasi parkir supaya gampang menemukan motormu lagi. Kamu tidak perlu akun, dan riwayat perjalanan tersimpan di perangkatmu.
Cara mulai
Unduh aplikasinya, pilih profil yang sesuai kendaraanmu, atur batas kecepatan (misalnya 60 km/h untuk motor harian), ketik tujuan, lalu berangkat. Untuk gambaran aplikasi mana saja yang cocok di roda dua, baca perbandingan aplikasi navigasi motor terbaik. Kalau kamu masih bingung di jalan mana saja motor boleh lewat, cek dulu apakah motor boleh masuk jalan tol.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah perencana rute Urban Rider gratis?
Urban Rider gratis diunduh dan kamu mulai dengan uji coba gratis 7 hari di iOS dan Android. Setelah masa uji coba, kamu perlu langganan untuk terus memakainya, tersedia pilihan bulanan, tahunan, atau seumur hidup, kira-kira seharga secangkir kopi per bulan. Tidak ada versi gratis selamanya.
Apakah rutenya menghindari jalan tol?
Ya. Setelah kamu memilih profil skuter atau motor, aplikasi otomatis menghindari jalan tol dan jalan bebas hambatan yang memang tidak boleh dilewati motor. Rutenya mengikuti jalan arteri dan jalan dalam kota yang legal untuk kendaraanmu.
Apakah estimasi waktu tibanya realistis untuk motor?
Ya. Kamu mengatur batas kecepatan kendaraanmu, lalu rute dan estimasi waktu tiba dihitung memakai kecepatan itu, bukan kecepatan mobil. Jadi perkiraan jam tibanya bisa kamu percaya sejak tikungan pertama.
Bisakah menambah beberapa tujuan atau rute pulang-pergi?
Bisa. Kamu bisa menambahkan beberapa perhentian dalam satu rute dan menyusun perjalanan pulang-pergi. Ini berguna untuk antar-jemput, berkeliling kota, atau jalan-jalan santai di akhir pekan.
Apakah Urban Rider tersedia di iOS dan Android?
Ya, Urban Rider berjalan di iOS dan Android. Versi Android tersedia di Google Play.
